4 Kepala Sekolah Muhammadiyah Surabaya Pilih Magister Pendidikan Dasar Umsida

Dikdas.umsida.ac.id – Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali mendapat kepercayaan dari para praktisi pendidikan.

Baca Juga: Kaprodi S2 Dikdas Umsida Perkuat Kompetensi Digital Guru melalui Bimtek

Empat kepala sekolah Muhammadiyah asal Surabaya resmi bergabung sebagai mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk meningkatkan kompetensi akademik, profesionalisme, dan kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan pendidikan dasar.

Keempat kepala sekolah tersebut berasal dari SD Muhammadiyah 9 Surabaya, MI Muhammadiyah 27 Surabaya, SD Muhammadiyah 12 Surabaya, dan SD Muhammadiyah 20 Surabaya.

Bergabungnya para pemimpin lembaga pendidikan ini menunjukkan pentingnya pendidikan berkelanjutan bagi kepala sekolah dalam menghadapi perubahan dan tantangan dunia pendidikan.

Selain memperdalam keilmuan, studi magister menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan penelitian, inovasi pembelajaran, serta strategi pengelolaan sekolah yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Sekolah Menjadi Teladan Pembelajar Sepanjang Hayat

Ketua Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida, Dr Enik Setiyawati MPd, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para kepala sekolah Muhammadiyah Surabaya yang memilih melanjutkan pendidikan di Umsida.

“Sebuah kebanggaan bagi kami di Prodi Magister Pendidikan Dasar menerima Ibu-ibu Kepala Sekolah sebagai bagian dari keluarga besar akademik ini. Semangat belajar sepanjang hayat sebagai teladan nyata bagi para guru dan murid,” ungkapnya.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya menjalankan fungsi manajerial, kepala sekolah juga dituntut mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong inovasi dan pengembangan kompetensi guru.

Keberadaan mahasiswa dengan latar belakang kepemimpinan sekolah diharapkan mampu memperkaya dinamika perkuliahan melalui pertukaran pengalaman, diskusi akademik, dan analisis persoalan nyata di lingkungan pendidikan dasar.

“Di sini, kita akan saling berbagi perspektif, memperkaya wawasan riset, dan merumuskan solusi strategis bagi tantangan dunia pendidikan dasar saat ini,” tambah Dr Enik.

Perkuat Sinergi Akademisi dan Praktisi Pendidikan Dasar

Sebelum resmi bergabung sebagai mahasiswa, keempat kepala sekolah tersebut telah melakukan kunjungan ke Umsida dengan didampingi Kepala SD Muhammadiyah 22 Surabaya, Listianah SE MPd.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida sekaligus mendiskusikan rencana pengembangan kompetensi melalui pendidikan pascasarjana.

Pertemuan ini juga membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah Muhammadiyah dalam pengembangan pembelajaran, penelitian pendidikan, serta peningkatan mutu pengelolaan lembaga pendidikan dasar.

Listianah menekankan pentingnya membangun kolaborasi antarlembaga sebagai bagian dari upaya bersama memajukan pendidikan Muhammadiyah.

“Mewujudkan pendidikan dasar untuk terus maju dan melesat. Berkolaborasi dan bersinergi adalah langkah awal membangun fondasi dasar yang kuat, bertujuan untuk melahirkan generasi masa depan yang hebat,” ujarnya.

Sinergi tersebut menjadi langkah positif dalam mempertemukan pendekatan akademik berbasis penelitian dengan pengalaman praktis para kepala sekolah dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan.

Magister Pendidikan Dasar Umsida Dorong Kepemimpinan Sekolah Transformatif

Bergabungnya empat kepala sekolah Muhammadiyah Surabaya sekaligus memperkuat peran Magister Pendidikan Dasar Umsida sebagai ruang pengembangan profesional bagi pendidik dan pemimpin lembaga pendidikan.

Melalui proses perkuliahan, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai konsep dan teori pendidikan dasar, tetapi juga mampu mengimplementasikan hasil kajian ilmiah untuk menjawab kebutuhan sekolah.

Penguatan kompetensi dalam bidang kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, penelitian, dan pengembangan mutu sekolah menjadi aspek penting dalam membentuk pemimpin pendidikan yang profesional dan transformatif.

Pengalaman para kepala sekolah juga menjadi modal berharga untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual. Berbagai persoalan yang dihadapi di sekolah dapat dikaji secara ilmiah sehingga menghasilkan gagasan dan alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan.

Program Studi Magister Pendidikan Dasar Umsida terus berkomitmen mengembangkan lingkungan akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dasar.

Baca Juga: Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman

Melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi, Magister Pendidikan Dasar Umsida diharapkan dapat berkontribusi dalam mencetak pemimpin pendidikan yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa perubahan positif bagi sekolah dan masyarakat.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi